Tampilkan postingan dengan label Unik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Unik. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Juli 2013

Gua Warna Warni "The Reed Flute Cave"

The Reed Flute Cave, merupakan gua alami yang diukir dari pegunungan kapur karst selama jutaan tahun.
Gua Warna Warni Dengan Batuan Unik The Reed Flute Cave
The Reed Flute Cave
The Reed Flute Cave, merupakan gua alami yang diukir dari pegunungan kapur karst selama jutaan tahun. Gua ini juga menjadi salah satu objek wisata yang paling terkenal di Guilin selama lebih dari 1200 tahun. Nama The Reed Flute Cave, sendiri di dapat dari alang-alang hijau yang tumbuh di luar Gua tersebut. Menariknya, alang-alang ini dapat dibuat menjadi seruling yang menghasilkan suara merdu.

Gua Warna Warni Dengan Batuan Unik "The Reed Flute Cave"
Gua Warna Warni Dengan Batuan Unik "The Reed Flute Cave"
Di dalam The Reed Flute Cave terdapat lebih dari 70 prasasti yang ditulis dengan tinta, dan diperkirakan sudah ada sejak zaman Dinasti Tang.
Gua Warna Warni Dengan Batuan Unik
Gua Warna Warni Dengan Batuan Unik
The Reed Flute Cave terletak di Kota Guilin, Guangxi, Cina ini juga terlihat cantik dengan cahaya warna-warni yang dapat menciptakan pengalaman yang spektakuler. Nama The Reed Flute Cave, sendiri di dapat dari alang-alang hijau yang tumbuh di luar Gua tersebut.

Gua Warna Warni The Reed Flute Cave
Gua Warna Warni The Reed Flute Cave
Setelah sempat dilupakan, The Reed Flute Cave ditemukan kembali pada tahun 1940-an oleh sekelompok pengungsi yang melarikan diri dari pasukan Jepang.

Minggu, 10 Juni 2012

Perawatan Gigi Sang Singa Raja Hutan

Perawatan Gigi Sang Singa Raja Hutan
Foto: REUTERS/ Albeiro Lopera
Perawatan Gigi Sang Singa Raja Hutan

Dokter dan perawat melakukan perawatan gigi terhadap manusia mungkin pekerjaan biasa. Namun kali ini berbeda. Pasien yang diperiksa bukanlah manusia, tapi seekor singa raja hujan.

Perawatan Gigi Sang Singa Raja Hutan
Foto: REUTERS/ Albeiro Lopera
Sejumlah dokter dan perawat di sebuah klinik hewan di Medellin, Kolombia, merawat gigi singa raja hutan bernama Tyson.
Perawatan Gigi Sang Singa Raja Hutan
Foto: REUTERS/ Albeiro Lopera
Dibutuh sejumlah tenaga medis untuk merawat gigi raja hutan bernama Tyson tersebut. Singa yang berusia 20 tahun ini kesehariannya tinggal di Kebun Binatang Santafe di Medellin.

Sabtu, 09 Juni 2012

Spesies Hewan Baru Temuan Ilmuwan

Menelusuri hutan hujan tropis telah dilakukan oleh para ilmuwan demi menemukan satwa langka dan unik. Lalu mengumpulkan binatang unik favorit mereka dalam sebuah katalog.

Spesies Hewan Baru Temuan Ilmuwan

Uroplatus phantasticus - Tokek Setan
Uroplatus phantasticus
Foto: Piotr Naskrecki
Ditemukan pertama kali oleh ilmuwan di Madagaskar pada 1998, Uroplatus phantasticus ini dikenal sebagai tokek setan.

Katak Hidung Panjang
Katak hidung panjang
Foto: Piotr Naskrecki
Ditemukan pertama kali di pegunungan Foja pada tahun 2008, katak ini memiliki hidung panjang seperti pinokio.

Nyctimystes - Katak Pohon Raksasa
Nyctimystes Katak Pohon Raksasa
Foto: Piotr Naskrecki 
Nyctimystes ditemukan pertama kali di Papua New Guinea pada tahun 2008. Katak pohon raksasa ini.memiliki panjang badan mencapai 15 cm.


Pandinus Imperator - Kalajengking Kaisar
Pandinus Imperator Kalajengking Kaisar 
Foto: Piotr Naskrecki 
Pandinus imperator adalah kalajengking yang mengeluarkan warna biru saat merasa terancam. Kalajengking ini dikenal sebagai kalajengking kaisar.

Kelelawar Buah Hidung Tabung
Kelelawar Buah Hidung Tabung
Foto: Piotr Naskrecki
Hanya ada di hutan New Guinea, kelelawar buah hidung tabung ini penting untuk penyebaran benih di hutan tropis.

Theraphosa blondi - Laba-laba beracun
Theraphosa blondi
Foto: Piotr Naskrecki
Laba-laba raksasa ini memiliki taring beracun. Racun dari Theraphosa blondi dapat membunuh seorang manusia.

Salamander
Salamander
Foto: Piotr Naskrecki 
Karena tidak memiliki paru-paru, salamander ini bernafas melalui kulitnya.

Tikus pohon Chincilla
Tikus pohon Chincilla
Foto: Piotr Naskrecki
Tikus pohon Chincilla ditemukan pertama kali di Vilcabamba dekat reruntuhan Macchu Picchu.

Menarik kan !


Brookesia Micra - Bunglon Terkecil di Dunia

Bunglon Terkecil di Dunia

Pada hari Kamis (16/02/2012) pakar Biologi Jerman dan Amerika Serikat mengumumkan keberadaan bunglon terkecil di dunia yang ditemukan di sebuah pulau di Madagaskar beberapa tahun lalu. Bunglon terkecil di dunia itu diberi nama 'Brookesia micra'. Bunglon terkecil di dunia tersebut memiliki tubuh sepanjang 16 milimeter dan jika dihitung berikut ekornya total 29 milimeter.

brookesia micra bunglon terkecil di dunia
Foto: REUTERS/ Zoologische Staatssammlung Muenchen/ Joern Koehler
Terlihat seekor bunglon 'Brookesia micra' di ujung sebatang korek api. 

brookesia micra bunglon terkecil di dunia
Foto: REUTERS/ Zoologische Staatssammlung Muenchen/ Frank Glaw
Terlihat Seekor bunglon 'Brookesia micra' di kuku jari seorang . 

brookesia micra bunglon terkecil di dunia
Foto: REUTERS/ Zoologische Staatssammlung Muenchen/ Frank Glaw
Terlihat seekor bunglon 'Brookesia micra' di atas sebuah alat ukur. 

brookesia micra bunglon terkecil di dunia
Foto: REUTERS/ Zoologische Staatssammlung Muenchen/ Frank Glaw
Terlihat seekor bunglon 'Brookesia micra' di kuku jari.

Foto: REUTERS/ Zoologische Staatssammlung Muenchen.